Munas 2026, HIPMI Sambut WFH dan Siap Perkuat Ekonomi Nasional

Press Conference Munas HIPMI Ke XVIII di Dharmawangsa Jakarta Selatan, Foto Andhika Indonesia Terbit 

Jakarta, Indonesia Terbit - Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menekankan pentingnya konsolidasi dan transformasi pola kerja dalam menghadapi tantangan ekonomi global. 

Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, mengungkapkan ketidakpastian geopolitik dunia, termasuk konflik global, memberikan tekanan pada perekonomian nasional maupun global.

Hal itu diungkapkannya pada Jumpa Pers di Musyawarah Nasional BPP HIPMI yang berlangsung di Kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Sabtu 04 April 2026 petang.

Akbar menyatakan bahwa HIPMI juga menyambut kebijakan pemerintah tentang Work From Home (WFH) satu hari seminggu sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional. Namun, HIPMI memberikan fleksibilitas kepada perusahaan untuk menentukan waktunya.

"HIPMI persilakan perusahaan waktu WFH secara flexible tergantung kebijakan dari masing-masing perusahaan serta tidak mengganggu sektor usaha," kata Akbar seraya menambahkan bahwa keputusan ini diharapkan dapat membantu menjaga swasembada energi dan ketahanan energi.

HIPMI juga berharap WFH dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja

"Dengan WFH, kita dapat mengurangi kemacetan, menghemat energi, dan meningkatkan kualitas hidup," ujar Akbar.

Menurutnya, Musyawarah Nasional (Munas) 2026 BPP HIPMI ini juga sebagai momentum memperkuat peran pengusaha muda dalam menghadapi tantangan ekonomi global. 

Agenda ini, kata Akbar, diharapkan dapat menjadi platform bagi pengusaha muda untuk berbagi pengalaman, memperluas jaringan, dan meningkatkan kapasitas dalam menghadapi dinamika ekonomi global.

"HIPMI siap mendukung pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutup Akbar. 


Kontributor : Andhika 

Post a Comment

Terimakasih sudah memberikan komentar anda

Lebih baru Lebih lama