![]() |
| Aksi unjuk rasa warga di depan halaman Kelurahan Cikokol (doc. Ist. Indonesia Terbit) |
Tangerang, Indonesia Terbit – Puluhan warga RW 001 Kelurahan Cikokol, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, menggelar aksi damai di halaman Kantor Kelurahan Cikokol sebagai bentuk protes terhadap hasil pemilihan Ketua RW 001 yang dilaksanakan pada 25 Januari 2026 lalu.
Dalam aksi tersebut, warga mendesak pemerintah melakukan evaluasi terhadap Surat Keputusan (SK) pengangkatan Ketua RW yang telah diterbitkan. Mereka menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam proses pemilihan yang perlu ditinjau kembali secara transparan dan objektif.
Aksi yang berlangsung pada Senin (8/6/2026) itu diikuti warga dari beberapa RT di wilayah RW 001. Massa menyuarakan tuntutan agar proses demokrasi di tingkat lingkungan berjalan sesuai aturan serta menjunjung prinsip keadilan dan keterbukaan.
Koordinator aksi, Nahrudin, menyampaikan bahwa berdasarkan Peraturan Wali Kota Tangerang Nomor 62 Tahun 2025, pemilihan Ketua RW dilakukan oleh unsur Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) dari masing-masing RT. Namun, menurutnya, terdapat sejumlah dugaan pelanggaran yang menjadi keberatan warga.
"Ada dugaan kecurangan di tiga RT. Salah satunya terkait perubahan struktur kepengurusan KSB menjelang pelaksanaan pemilihan. Selain itu, terdapat pemilih yang diduga bukan warga setempat dan berdomisili di wilayah Kabupaten Tangerang," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan adanya dugaan kepengurusan KSB pada salah satu RT yang diisi oleh warga yang berdomisili di Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang.
![]() |
| Koordinator aksi sewaktu diwawancarai awak media di depan kantor Kelurahan Cikokol (doc. Ist. Indonesia Terbit) |
"Karena itu kami meminta agar masyarakat dilibatkan secara langsung dalam pemilihan Ketua RW melalui mekanisme pemilihan langsung oleh warga," katanya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Camat Tangerang, Yudi Pradana, S.H., hadir menemui massa aksi di halaman kantor Kelurahan Cikokol. Ia menyatakan pemerintah/kecamatan akan melakukan evaluasi terhadap seluruh tahapan pemilihan hingga proses penerbitan SK Ketua RW yang saat ini menjadi polemik di tengah masyarakat.
"Kami akan mengevaluasi kembali seluruh prosesnya, mulai dari tahapan awal pemilihan hingga terbitnya SK," ujar Yudi di hadapan warga.
Meski warga mengaku kecewa karena Lurah Cikokol, Solihin, S.Ag., M.Si., tidak dapat ditemui saat aksi berlangsung. Namun, mereka menyambut baik komitmen Camat Tangerang yang hadir di tengah warga untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut.
Warga berharap hasil evaluasi dilakukan secara terbuka, objektif, dan dapat memberikan kepastian hukum atas berbagai dugaan yang disampaikan dalam aksi tersebut.
Apabila dalam proses evaluasi ditemukan adanya pelanggaran terhadap aturan yang berlaku, warga juga meminta agar dilakukan pemilihan ulang dengan melibatkan masyarakat secara langsung guna menentukan Ketua RW 001 secara demokratis.
"Proses berjalan sesuai Peraturan Wali Kota, dan apabila terdapat temuan baru maka akan dievaluasi," tegas Yudi.
Redaktur: Yudha | Indonesia Terbit

