![]() |
| Pertunjukan Sexy Dancer di THM Trenz, Ist. Indonesia Terbit |
Tangerang, Indonesia Terbit – Pihak pengelola THM Trenz angkat bicara terkait pemberitaan yang menyebut adanya desakan kepada MUI Pagedangan untuk menutup operasional tempat hiburan malam tersebut. Isu yang beredar menuding adanya pertunjukan berbau pornografi di dalam lokasi THM Trenz.
Menanggapi hal itu, Arka, salah seorang manajemen Trenz, membantah keras tudingan tersebut dan menyebut informasi yang beredar tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
“Pemberitaan itu perlu diluruskan. Tidak ada pertunjukan porno seperti yang dituduhkan. Yang ada hanyalah penampilan sexy dancer dalam batas hiburan umum, bukan pornografi,” ujarnya.
Pihak manajemen turut menanggapi beredarnya foto maupun video yang dikaitkan dengan aktivitas di lokasi tersebut. Mereka menyebut materi itu merupakan kejadian lama.
“Foto atau video yang beredar itu merupakan kejadian lama, sekira Desember tahun 2025 dan itu sebelum ramai berita sudah kami lakukan evaluasi secara internal,” ujar Arka.
Sementara itu, Ahok selaku perwakilan pengelola menegaskan kostum yang digunakan para penampil masih dalam batas kewajaran dan tidak melanggar norma.
“Kostum yang digunakan masih dalam batas wajar, bahkan cenderung formal dan tidak menggunakan pakaian transparan,” sambung Ahok.
Menurutnya, istilah sexy dancer kerap disalahartikan dan digiring seolah identik dengan konten vulgar.
“Perlu dibedakan antara hiburan visual yang bersifat artistik dengan pornografi. Kami memastikan tidak ada unsur yang melanggar hukum maupun aturan daerah,” tegasnya.
Pengelola juga menyayangkan pemberitaan yang dinilai tidak berimbang karena tidak melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak mereka. Hal itu dinilai berpotensi menimbulkan persepsi keliru di masyarakat.
Dengan adanya klarifikasi ini, manajemen berharap publik dapat melihat persoalan secara utuh dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan.
Dia menegaskan seluruh bentuk hiburan telah melalui pengawasan internal serta tetap memperhatikan norma dan ketentuan yang berlaku. Operasional usaha juga diklaim berjalan sesuai perizinan di wilayah Tangerang.
Kontributor : Anton
