Cekik Pelanggan, Air PAM Belum Digunakan Tagihannya Melonjak!!

ilustrasi tagihan air, foto istimewa

Tangerang, Indonesia TerbitWarga Cluster Rajeg City, Kecamatan Rajeg Mulya, Kabupaten Tangerang keluhkan adanya tagihan tarif air PAM yang melonjak. Padahal pemilik rumah mengaku air belum sama sekali digunakan, karena rumah masih dalam keadaan belum sama sekali dihuni pasca selesainya pembangunan.

Kepada wartawan, seorang pelanggan berinisial EH juga mengeluhkan lambannya respon pelayanan aduan disaat dirinya mendapati adanya jumlah tagihan air yang sudah sekira hampir satu minggu ia pertanyakan dan selalu mendapatkan jawaban yang selalu dialihkan untuk meneruskan pertanyaan di berbagai kanal layanan informasi aduan pelanggan Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR).

"Dari tanggal 2 sampai sekarang belum ada respon. Ketika saya melakukan komplain kepada TKR melalui aplikasi layanan aduan, jawabannya seperti dilempar sana lempar sini," sesal EH, ketika ditemui disalahsatu rumah makan di Kota Tangerang, pada Selasa 6 Januari 2026 malam.

Dikesempatan itu, ia pun sempat menunjukan adanya bukti jumlah tagihan serta upaya komplain disalahsatu aplikasi resmi milik Perumdam TKR di telepon genggam miliknya.

"Kenapa tagihan saya melonjak lagi padahal itu rumah kosong, air pun belum saya buatkan jalur," tulis dia di layanan aduan resmi perusahaan air milik daerah Kabupaten Tangerang tersebut.

Hal ini bukan kali pertamanya dialami oleh EH, sebelumnya hal serupa juga sempat terjadi hingga ke warga yang lain di Cluster Rajeg City. "Ini bukan pertama kalinya, bahkan kelonjakan pada sebelumnya lebih besar," katanya.

"Kejadian ini juga pernah terjadi sebelumnya dirasakan teman saya. coba bayangkan ini baru saya dan teman saya.Gimana kalau hampir seluruh pelanggan mengalami hal serupa. Bukan soal nominal besar kecilnya, tetapi berapa banyak korban seperti ini," imbuh EH menambahkan.

Kendati membuatnya merasa dirugikan, namun EH tetap membayar adanya tagihan air PAM sesuai dengan jumlah yang dikenakan oleh Perumdam TKR.

"Mudah-mudahan berkah, dunia akhirat. Okelah yang sekali saya anggap beramal tapi kalo ada kenaikan terus tanpa air saya pakai, bukan beramal lagi namanya. Mencekik..!!!," keluh dia.


Kontributor : Yudha

Post a Comment

Terimakasih sudah memberikan komentar anda

Lebih baru Lebih lama